Translate

Jumat, 05 Oktober 2012

Trekking




antarafoto
Acara trekking akan berlangsung pada tanggal 20 Oktober 2012 di tiga tempat secara bersamaan (tidak untuk diikuti di ketiga tempat sekaligus dalam satu hari oleh peserta). Peserta dapat memilih tujuan yang diminatinya. Lokasi- lokasi tersebut adalah :

1. Jatiluwih, Kab. Tabanan:  khusus peserta di Jatiluwih, akan mendapatkan materi workshop Subak yang akan disampaikan oleh Guru Besar Subak Universitas Udayana, Dr. Ir. I Wayan Windia.
2. Pura Lempuyang, Kab. Karangasem
3. Pura Ulun Danu, Batur, Kintamani, Kab Bangli

Kenapa CSIFestive 2012 team memilih tiga tempat khusus pada tanggal 20? 

1. Pura Lempuyang : merupakan Sad Kahyangan (termasuk pura yang meiliki peranan unik di Bali). Medan cukup menantang bagi pecinta trekking. Berada di ketinggian 1800 DPL, namun demikian wanita paruh baya dengan kebayanya yang anggunpun masih sanggup menapaki tangga demi tangga hingga pura tertinggi di sana. Pemandangan daerah tinggi sudah tentu sangat cantik.
 

2. Pura Ulun Danu : merupakan pura yang memiliki peranan penting dalam kegiatan bertani (sangat erat dengan SUBAK), berada di kaldera Batur yang sangat cantik. Bisa dijangkau dengan kendaraan, trekking santai sekali berjalan-jalan di sekeliling lingkungan pura sambil belajar banyak hal tentang sejarah Pura Ulun Danu. 

3. Jatiluwih : Tabanan dalah satu
-satunya kabupaten yang sebagian besar pencaharian penduduknya adalah bertani, sehingga hamparan sawah luas tak terhingga dapat dijumpai di sini.

Jatiluwih (source: tumblr)

Kintamani
Peserta trekking harus mengikuti quiz dan lomba yang tugasnya akan dibagikan pada hari H oleh masing-masing persone in charge di tiap lokasi. Permainan berkelompok dimaksudkan agar terjalin silaturahmi antar anggota/peserta dan dibentuk secara acak, dan jumlah per team bergantung pada jumlah peserta trekking di tiap-tiap lokasi.


Teknik pemakaian sarung di Pura Lempuyang
yang memiliki ratusan anak tangga
Etika ketika memasuki wilayah/tempat suci, pura di Bali :

1. memakai sarung, dan anteng (selendang yang diikatkan di pinggang)
2. Bagi wanita yang sedang berhalangan, tidak diperbolehkan masuk ke tempat-tempat suci.
3. Ketika masuk dalam areal persembahyangan, tidak diperkenankan jalan/lewat di depan orang yg sedang bersembahyang.
4. Di areal pura, dilarang memetik pohon, tanaman yang ada di sekitar lingkungan pura.
5. Mencakupkan tangan ketika ada yang memberi salam "Ohm Swastyastu".
6. Menghormati kegiatan berbudaya dan ritual yang ditemui selama acara CSIFestive 2012 berlangsung




Tidak ada komentar:

Posting Komentar